
Semua Baca adalah sebuah komunitas yang mengadopsi konsep klub buku @bacabareng di Surabaya yang digagas oleh Hestia, Duta Baca Jakarta 2023. Konsep utama yang dibawakan dalam klub baca ini adalah silent reading atau membaca senyap selama 30-45 menit. Awalnya, Semua Baca berdiri di bawah naungan Pena Budaya FIB pada saat Belen Amanda menjadi Wakil Pemimpin Umum sekaligus Project Officer yang menggagas program Semua Baca. Komunitas ini hadir sebagai wadah bagi semua orang, tidak terbatas hanya pada kegiatan membaca. Selain itu, komunitas ini memiliki mimpi untuk mengadakan program lain yang berkaitan dengan dengan membaca, menulis, dan, mendengar. Perlu digaris bawahi komunitas ini bergerak dari keresahan yang sama, yaitu keinginan untuk memiliki teman baca. Hal utama yang mendorongnya untuk membentuk komunitas ini adalah dari pengalamannya menjadi anggota beberapa klub buku daring. Pengalaman memiliki teman baca itu mendorongnya untuk membaca lebih banyak lagi.
Sejak Januari 2024 hingga saat ini, Belen Amanda, adalah sosok yang mengatur keberlangsungan Semua Baca yang dibantu oleh ketiga teman perempuannya. Beliau dan teman-temannya merupakan mahasiswa akhir Sastra Indonesia angkatan 2021 yang gemar membaca dan berkeinginan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan di luar perkuliahan. Oleh karena itu, mereka mengadopsi konsep-konsep klub atau komunitas buku pada umumnya, lalu menuangkannya menjadi Semua Baca.
Visi misi dari semua baca ini adalah mendapatkan teman baca dan menularkan konsisten membaca yang artinya dapat membaca dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja, sehingga dapat berkembang secara individu. Mereka percaya habitus personal dapat melahirkan habitus komunal. Fokusnya adalah melahirkan pengalaman baca selama 1,5-2 jam bersama Semua Baca dan memberikan pengalaman baca yang menyenangkan, merangkul, dan berdampak. Tujuannya tentu saja, untuk dapat menginspirasi dan berkembang. Mereka yang sebelumnya membaca tidak konsisten menjadi konsisten. Mereka yang sebelumnya membaca hanya fiksi menjadi eksploratif. Komunitas ini bahkan sangat terbuka bagi teman-teman yang mau terlibat, tetapi tidak mau terikat kepengurusan. Kalian bisa jadi kepala program yang merancang dan menjalankan program tunggal. Setelah programnya selesai dilaksanakan, kalian tidak perlu membuatnya kembali jika tidak bersedia.
#SemuaBaca merupakan program utama dari Semua Baca, dimana program ini diisi dengan kegiatan membaca bersama kurang lebih 35-40 menit secara luring di lokasi yang berbeda-beda. Selain program yang beragam, komunitas ini selalu mendokumentasikan kegiatan serta menyediakan Google Sheet yang mencantumkan nama, judul buku, dan penulis dari setiap pertemuan. Dengan demikian, teman-teman yang pernah atau belum pernah mengikuti kegiatan Semua Baca dapat terinspirasi melalui rekapan yang dibuat. Selanjutnya, ada program yang dilakukan setelah setiap kegiatan membaca luring, yaitu membuka segmen #SemuaRekomendasi di grup WhatsApp dan cerita Instagram. Di segmen ini, teman-teman memberikan satu judul buku, nama penulis, dan, tiga alasan atau deskripsi singkat tentang buku tersebut.

Komunitas #SemuaBaca juga memiliki program #SemuaDengar, yaitu daftar lagu di Spotify untuk menemani kegiatan membaca, dan #SemuaNgobrol, yaitu panggilan grup WhatsApp untuk membahas berbagai topik di luar bacaan. Selain itu, mereka melaksanakan program #SemuaJalanJalan dengan mengunjungi perpustakaan, toko buku, dan pameran. Komunitas ini juga sangat terbuka dengan ide-ide #Semua… lainnya untuk menghubungkan para pembaca dan memberikan hiburan di tengah kebosanan atau demotivasi.
Program yang sedang dirancang adalah program #SemuaNonton. Program ini rencananya akan dilaksanakan di bioskop secara langsung. Sehingga, teman-teman yang mau ikut, bisa merasakan pengalaman nonton bersama dan diskusi setelahnya. Pihak #SemuaBaca juga sedang mencoba memperluas jejaring dan kegiatan kolaborasi, baik dengan himpunan mahasiswa sampai toko buku atau penerbit, supaya teman-teman baca makin merasa kegiatan baca itu eksploratif dan inspiratif. Jadi gagasan utamanya kami yang menentukan bacaan setiap pertemuan, dengan orang yang berbeda dan lokasi yang baru setiap kali membaca, dengan tema dan kegiatan yang diharapkan bisa menjadi gugahan yang membuat haus akan pengalaman membaca.
Penulis : Sahwa Quratu’ain
Editor : Anisa Siti Hajar
