Pengabdian Masyarakat menurut Salma (Wakil Kepala Departemen II Pengabdian Masyarakat BEM Kema Unpad 2021) yaitu Pengabdian Masyarakat bukan sekadar apa manfaat yang kita punya dan apa yang akan kita bagikan kepada mereka.
“Tetapi, pengabdian masyarakat merupakan nilai pembelajaran hidup yang dapat aku pakai untuk kehidupan aku sesungguhnya. Berdialog dengan masyarakat bukanlah hal mudah, dengan penuh bangga aku merasa senang ketika bisa menyapa dan berkomunikasi langsung dengan mereka ketika di lapangan,” ucap seseorang yang tidak disebutkan namanya.
“Hal ini juga sebagai bentuk rasa syukur aku kepada Tuhan sebagai mahasiswa senantiasa ada untuk masyarakat membawa dan memberi nilai kebermanfaatan untuk mereka nantinya. Serta prinsip utama yang masih aku pegang sampe saat ini yaitu sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain,” ucap dia.
Departemen Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Padjadjaran juga mempunyai banyak program kerja yang salah satunya yaitu JDP (Jatinangor Development Project).

Jatinangor development project menurut Fera (Project Officer JDP 2021) adalah sebuah program kerja pengabdian masyarakat, yang tentunya merupakan kontribusi nyata mahasiswa terhadap masyarakat. JDP ini memiliki sasaran utama yaitu masyarakat produktif khususnya karang taruna di 12 desa se-kecamatan Jatinangor.
JDP ini memiliki dua rangkaian kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli dan Agustus. Dua rangkaian kegiatan ini yaitu seminar & workshop dan festival rakyat dan dapat dikatakan bahwa festival rakyat ini merupakan puncak acara dari JDP yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi mereka dalam mengembangkan potensi dan bakat mereka dalam bidangnya masing masing. JDP berfokus terhadap dua chamber utama yaitu ekonomi kreatif dan sosial budaya yang dikemas dalam kegiatan workshop dan festival rakyat.
“Harapannya, ilmu yang kita siapkan untuk mereka, dapat mereka salurkan dengan baik & dapat bermanfaat bagi desanya masing-masing. Untuk seminar dan workshop hanya diikuti oleh karang taruna saja. Tetapi untuk festival rakyat, seluruh masyarakat Jatinangor dapat mengikuti kegiatan tersebut,” ucap dia.
Lalu, untuk membedakan Departemen Pengabdian Masyarakat dengan KKN disini yaitu di pengabdian masyarakat sendiri terdapat divisi bina desa yang membawahi dua program kerja, yaitu JSVP dan SSVP.
Kedua program kerja tersebut merupakan kegiatan atau agenda serupa dengan KKN dengan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia.
JSVP berfokus pada pemberdayaan dan pengabdian secara langsung kepada desa-desa di Jawa Barat yang memiliki potensi untuk dikembangkan, tetapi masih terbatas dalam segi infrastruktur, pengetahuan dan sumber daya manusia yang mumpuni.
Sedangkan, untuk SSVP sendiri merupakan program kerja inovasi pengmas BEM Kema Unpad tahun ini yang berfokus pada pemberdayaan dan pengabdian secara langsung kepada desa – desa di Kabupaten Sumedang. Untuk eksekusi dari tim SSVP sendiri berlokasi di Desa Sirnasari.
Reporter : GF/11/424 / Tiya Nurmala Dewi
Editor: LG/10 Gary Akbar Ryu Z
