Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh dengan kejutan bagi kita semua. Kehidupan baru dengan selalu menerapkan protokol kesehatan telah menjadi kewajiban bahkan kebiasaan baru di seluruh belahan dunia.
Tahun 2021 dianggap menjadi tahun 2020 bagian ke-2 karena keadaan COVID-19 yang terus meningkat di hampir seluruh Indonesia. Banyak usaha telah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran COVID-19, begitu pula dengan tenaga medis yang selalu sedia menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19.
Namun, tanpa adanya kerjasama antar masyarakat yang baik, usaha yang telah dilakukan pun menjadi sia-sia. PSBB yang mulai dilonggarkan menjadi titik awal untuk masyarakat bangkit dari keterpurukkan ekonomi, tetapi di lain sisi menjadi ajang untuk COVID-19 menyebar lebih luas.
Masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan seperti berkumpul tanpamenggunakan masker, tidak menjaga jarak, dan tidak mencuci tangan dengan benar. Seakan protokol kesehatan hanyalah angin lalu.
Segala aspek kehidupan baik dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, pariwisata, dan lainnya menjadi pertimbangan yang mendalam apabila pandemi COVID-19 masih berlanjut.
Dampak yang dirasakan masih membekas walaupun tahun telah berganti. Tidak banyak perubahan yang berarti, duka pun masih terus terdengar dari bangsal COVID-19. Tenaga medis mulai kelelahan, anak-anak mulai putus sekolah, buruh mulai diselimuti cemas akan ancaman PHK, dan usaha besar maupun kecil perlahan-lahan gulung tikar.
Vaksin COVID-19
Foto: BBC World
Ditemukannya vaksin COVID-19 menjadi harapan baru bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan kembali kehidupan normal. Masyarakat berharaptahun 2021 membawa perubahan positifterhadap usaha yang mereka jalankan. Sedangkan,tenaga medis berharap tahun 2021 merupakan akhir dari pandemiCOVID-19.
Masyarakat merespon positif tahun 2021. Mereka percaya bahwa pandemi akan segera berakhirmengingat telah ditemukannya vaksin. Tetapi,tidak sedikit masyarakatyang merespon negatif karena mempertanyakan keefektifan dari vaksin tersebut serta efek samping yang ditimbulkannya.
Kendati begitu, pemerintah telah berupaya meyakinkan masyarakat mengenai keamanan vaksin tersebut.
Oleh: LG 10/Brigitta Agelia Pareira
Editor: LG 11/ Sora Maria Natalia
