Pembelajaran semester genap telah dimulai, tak terasa ini adalah semester ke 3 perkuliahan dilaksanakan secara daring. Ditengah pandemi ini kita para mahasiswa tetap melaksanakan perkuliahan dengan menggunakan berbagai platform untuk menunjang perkuliahan.
Pelaksanaan perkuliahan secara daring dari rumah masing-masing menjadi satu-satu nya solusi terbaik saat ini. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa bisa tetap mendapatkan pembelajaran ditengah wabah virus Covid-19 yang sudah ditetapkan sebagai pandemi dunia oleh WHO.
Tentu dalam pelaksanaan kuliah secara daring ini masih banyak kekurangan yang dirasakan para mahasiswa. Para mahasiswa masih mengalami berbagai kendala dalam mengikuti kegiatan perkuliahan dan juga sistem ini dirasa masih kurang efektif pada pelaksanaan nya.
Namun bukan hanya mahasiswa yang merasakan berbagai kendala perkuliahan daring ini, para dosen selaku staff pengajar pun merasakan hal tersebut. Saat ini dosen dituntut untuk melakukan berbagai inovasi maupun improvisasi pada sistem kuliah daring ini.
Menurut Dr. Santi Rosniawaty, MP. yang juga merupakan dosen di Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Unpad, seharusnya para dosen pun diberikan pembekalan untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring.
“Menurut penilaian pribadi pembelajaran di masa pandemi ini masih perlu banyak pembenahan. Pemberian pembekalan kepada para dosen dalam menunjang pembelajaran terutama dalam pengembangan dan penguasaan ICT,” ujarnya.

Sumber: Dok Pribadi
Penerapan dan penguasaan ICT pun menjadi tantangan tesendiri bagi para dosen. Khususnya ditengah kondisi yang terjadi, dimana seluruh kegiatan pembelajaran hanya memungkinkan dilaksanakan secara daring dan mengandalkan penerapan perangkat digital.
Selain penguasaan ICT dosen pun dituntut untuk mencari teknik penyampaian materi yang efektif dan juga menarik. Dimana teknik penyampaian materi menjadi kunci dalam kenyamanan interaksi yang dilakukan dosen bersama mahasiswa pada pelaksanaannya. Selain penguasaan ICT dosen pun dituntut untuk mencari teknik penyampaian materi yang efektif dan juga menarik. Dimana teknik penyampaian materi menjadi kunci dalam kenyamanan interaksi yang dilakukan dosen bersama mahasiswa pada pelaksanaannya.
Dibalik banyak nya hambatan maupun permasalahan kegiatan pembelajaran secara daring, bu santi sapaan akrabnya menuturkan ada beberapa nilai positif yang dapat dimaknai pada pelaksanaan pembelaran daring ini.
“Perlu diingat bahwa metode pembelajaran daring menjadi yang utama, dimana metode ini bisa menjangkau seluruh lapisan mahasiswa dimanapun dan memiliki nilai efektivitas biaya yang lebih rendah,” tuturnya.
Pada akhirnya setiap keputusan memiliki dampak positif dan juga negatif nya, semuanya kembali lagi bagaimana cara kita menyikapi hal tersebut. Pemberlakuan pembelajaran secara daring mungkin adalah keputusan yang paling tepat saat ini untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19.
LG 11/Fito
