Site Loader

Kuliah offline atau tatap muka belakangan itu muncul sebagai isu utama di kalangan mahasiswa, mengingat sudah hampir dua tahun lamanya para pengisi bangku perkuliahan menimba ilmu melalui layar gadget. Tak sedikit dari mereka yang menginginkan diberlakukannya lagi kuliah tatap muka, tapi masih banyak pula yang menginginkan terus dilakukannya kuliah jarak jauh mengingat pandemi Covid-19 belum usai.

Angin segar bagi mereka yang menginginkan perkuliahan tatap muka kembali berembus, terutama bagi angkatan mahasiswa baru yang belum pernah mencicipi menjadi “anak kuliahan” seutuhnya. Berdasarkan keputusan bersama empat menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri memuat keputusan bahwa pembelajaran tatap muka semester gasal tahun akademik 2021/2022 mulai diperbolehkan secara bertahap dan terbatas.

Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

(Sumber: Times Indonesia)

Bagi mahasiswa baru yang belum pernah merasakan belajar di kampus,  apa saja modal utama bagi mereka yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas? Berikut tiga modal utama mengikuti perkuliahan tatap muka.

  • Niat

Niat merupakan modal paling utama untuk berkuliah secara tatap muka. Niatkan diri bahwa kita berkuliah untuk menimba ilmu bukan hanya sekedar berkumpul, agar terhindar dari cluster baru Covid-19.

  • Izin Orang Tua

Izin orang tua diperlukan bagi mereka yang akan melakukan perkuliahan tatap muka, terlebih bagi mereka yang letak kampusnya berada di perantauan. Pada dasarnya restu orang tua menjadi sangat penting pada situasi seperti sekarang ini, jika orang tuamu merestui kamu untuk melakukan perkuliahan tatap muka, maka berangkatlah. Namun sebaliknya, jika tidak memberikan izin, tetaplah melakukan perkuliahan jarak jauh. Meskipun demikian, belajar jarak jauh masih mampu untuk menyerap materi dengan baik.

  • Alat Penunjang Protokol Kesehatan

Masker dan disinfektan menjadi dua barang yang patut dipersiapkan saat akan menghadapi perkuliahan tatap muka, bila perlu bawa masker cadangan jika diperlukan. Pihak kampus sudah pasti memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat, meskipun sudah di vaksin ikuti aturan tersebut dengan baik agar semua aman dan terhindar dari paparan virus.

Tambahan, pastikan diri kamu dalam keadaan sehat dan berstatus negatif paparan virus corona ketika akan mengikuti perkuliahan offline, jika kamu merasa kondisi badan kamu kurang fit, urungkan niat kamu untuk berkuliah secara langsung dan tetap berada di kamar kos atau rumah, bila diperlukan kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Oleh : LG10/Afif Ahmad Rifai

Post Author: Persma Genera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×