Site Loader

[DISCLAIMER: SPOILER]
Film yang telah ditunggu-tunggu dengan penuh penasaran oleh penggemarnya selama setahun penuh sejak Avengers: Infinity War rilis di bulan April 2018 ini akhirnya memberikan titik terang. Setelah 11 tahun berkiprah di laga pertarungan yang dihadapi oleh para Avengers, diawali dengan film Iron Man (2008), akhirnya Marvel Cinematic Universe (MCU) sampai dipertarungan terakhirnya: Endgame. Jika kita perhatikan pada poster film ini, meskipun Scott Lang atau Ant Man hanya mendapat sedikit lahan, tetapi ia cukup menjadi juru kunci dari keseluruhan cerita Endgame.

Poster Avengers: Endgame
Sumber: Dokumentasi Pribadi



Waktu 3 (tiga) jam yang menghadirkan segala pertempuran rasanya tetap tidak membuat puas para penggemar MCU yang menontonnya. Dua sutradara yang menggarap film ini, Anthony Russo dan Joe Russo memainkan perannya dengan begitu apik untuk membuat penonton merasa terombang-ambing pada ¼ film pertama. Tidak hanya itu, mereka pun memikirkan sisi cerita dengan sangat matang sehingga berhasil membuat para penonton penasaran. Bagi para penggemarnya, Avengers: Endgame ini terasa lebih spektakuler dibandingkan dengan Avengers: Infinity war. Sebut saja Rania, salah satu penonton yang kami temui di salah satu bioskop, menurutnya keseruan film ini tidak perlu diragukan lagi. “Aku enggak terlalu ngikutin film Marvel dari awal banget, tapi setelah nonton Avenger: Infinity war tahun lalu dan tahun 2019 ini dilanjut nonton Avengers: Endgame, parah sih, seru banget! Banyak adegan-adegan yang enggak terduga.” Begitu tuturnya.

Avengers: Endgame
Sumber: Marvel Studios



Meskipun film ini berdurasi sangat panjang, namun dapat dipastikan tidak akan membuat penontonnya dilanda kebosanan, karena selain menampilkan konflik, para penonton juga disuguhkan humor-humor sehingga dapat larut dalam keceriaan sekaligus kesedihan film ini. Terdapat salah satu scene yang sangat menguras emosi dan air mata. Di sini pastinya para fans MCU tidak asing dengan on off relationship diantara Natasha ‘Black Widow’ dan Clint ‘Hawkeye’. Mungkin ada yang masih ingat salah satu infinity stone yang harus memakan nyawa Gamora di Avengers: Infinity War? Yap! Soul Stone. Karena salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan Soul Stone adalah harus menumbalkan satu ‘soul’, di scene ini Clint dan Natasha berlomba-lomba untuk menjadi tumbal! Clint tentu ingin menyelamatkan Natasha, tetapi Natasha juga ingin menyelamatkan Clint. Adegannya tidak jauh beda seperti dua pasangan yang berebut “Aku aja yang bayar,” tetapi bedanya…. Ya selamat tinggal… Natasha.

Ketika semua infinity stone sudah terkumpul (thanks to Tony’s time machine & Scott’s quantum realm theory) dan para Avengers kembali ke markas mereka untuk mencoba menjentikan jari dan mengembalikan separuh populasi bumi, ternyata Nebula yang ikut pulang ke Bumi adalah Nebula palsu. Nebula asli ternyata dikuak semua memorinya dan akhirnya Thanos masa lalu tahu apa yang ingin dilakukan oleh para Avengers. Ketika Hulk –karena dia yang paling kuat menahan hebatnya kekuatan infinity stone— sedang menjetikan jarinya, Nebula palsu pun membuka gerbang time machine dan membiarkan seluruh pasukan Thanos dari tahun 2014 datang ke Bumi. Namun, akhirnya prosesi menjentikan jari itu berhasil, Dr. Strange hingga penduduk Wakanda, dan setengah populasi Avangers yang hilang kembali untuk menyelamatkan Bumi!

“AVENGERS ASSAMBLE,” ucap Captain Steve. Scene epik tersebut berhasil membuat para penonton seruangan bersorak dan bertepuk tangan. Adegan rebutan sarung tangan dimulai sampai Peter Parker –yang membawa sarung tangan itu— pun diselamatkan oleh seluruh Avengers lady. Saat sarung tangan jatuh ke tangan Thanos, Tony buru-buru merebut infinity stone dengan kekuatan magnet. Para penggemar MCU pasti tahu bahwa tidak bisa sembarang orang dapat menjentikan jari karena resikonya yang begitu besar –bahkan seorang sekuat Thanos di Infinity War juga hampir meninggal— akhirnya, Tony Stark dengan segala kekuatan yang dia miliki, menjentikan jarinya dan kemudian yang terjadi adalah… derasnya air mata dari para penontonnya! We love you 3000 , Tony.

Berbeda dari film Marvel sebelumnya, film ini merupakan kisah akhir yang paling dalam. Ya akhir. Kemungkinan besar ini merupakan kisah akhir dari serial Avangers. Bahkan MCU tidak menampilkan post credit scene di endingnya. Film ini menghadirkan banyak kejutan serta plot yang sangat tidak terduga bagi para penonton. Film ini dipastikan sukses dalam membulak-balikan emosional para penonton, kadang dibuat tertawa terbahak-bahak, kesal, seru, bahkan sampai menangis.


Terakhir, satu pesan untuk jutaan pasang mata yang menikmati film ini di bioskop kesayangan kalian: Jangan lupa buang sampah makanan!

Avengers…. ASSAMBLE!

Reporter: LG/ Salwa Nadira dan Nurlia Herlianty Sudrajat

Editor: Futri Fauziah & Risda Anastasia

 

Post Author: Persma Genera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×