Site Loader

Perhelatan Asian Games 2018 menyebabkan GOR Jati di Universitas Padjadjaran tidak dapat digunakan oleh mahasiswa atau masyarakat umum selama beberapa waktu karena didaulat sebagai salah satu arena latihan bagi klub sepakbola yang berpartisipasi pada event olahraga tahunan tersebut. Bahkan GOR Jati juga sempat mengalami renovasi besar-besaran sebelum Asian Games dilaksanakan.



Digunakannya GOR Jati pada Asian Games 2018 menyebabkan beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang biasa menggunakan lapangan tidak dapat melaksanakan kegiatan rutin di GOR Jati untuk sementara waktu. Unit Sepakbola Universitas Padjadjaran (USBU) merupakan salah satu UKM yang rutin menggunakan lapangan GOR Jati sebagai tempat latihan. Ketika GOR Jati ditutup sementara, USBU melaksanakan kegiatan latihan di luar wilayah Universitas Padjadjaran. Mahasiswa dan masyarakat yang biasa melakukan kegiatan olahraga di GOR Jati turut mendapatkan imbas yang sama. Namun, beberapa UKM masih bisa melaksanakan kegiatan rutin di selasar GOR Jati, sebut saja Taekwondo dan Capoeira.

Kini, mahasiswa dan masyarakat sekitar bisa bernafas lega karena GOR Jati bisa digunakan kembali. GOR Jati sudah dibuka untuk umum sejak berakhirnya pelaksanaan Asian Games 2018, tepatnya akhir November 2018.

Mahasiswa Menggunakan Fasilitas GOR Jati


Sepertinya mahasiswa dan masyarakat sekitar patut bersenang hati bila melihat kondisi GOR Jati saat ini. Renovasi pada GOR Jati menyebabkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang ada di dalamnya. Rumput yang digunakan pada lapangan menjadi lebih terawat, areal lapangan jauh lebih bersih dan tertata, serta terdapat keran air minum untuk melepas dahaga setelah lelah berolahraga. “Rumput dipangkas, disemprot, dan diberi pupuk setiap satu minggu sekali.” Tutur Pak Jajang, salah seorang staf penjaga GOR Jati, saat ditanya mengenai perawatan fasilitas GOR Jati yang dilakukan oleh pihak kampus.

Widya, salah seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik angkatan 2018, baru pertama kali melakukan kegiatan olahraga lari di GOR Jati. Ia berencana untuk melaksanakan kegiatan olahraga lari setidaknya 5 kali dalam seminggu karena merasa senang dengan kondisi lapangan yang bersih dan juga track lari yang nyaman digunakan.

Sebagai informasi, mahasiswa bisa menggunakan GOR Jati untuk acara-acara besar atau kegiatan latihan rutin apabila telah memperoleh izin. Perizinan penggunaan GOR Jati berada di bawah tanggung jawab Unit Pelayanan Terpadu. Di samping itu, pemakaian lapangan GOR Jati tidak lagi sebebas sebelumnya karena rumput yang terdapat di lapangan harus selalu dirawat dengan baik. Menurut Reza (Ketua USBU), ketika hujan lapangan tidak dapat digunakan untuk kegiatan apapun termasuk kegiatan USBU, bahkan pegawai sekalipun tidak boleh menggunakannya.

“Harapannya dengan dibukanya GOR Jati untuk umum, semoga mahasiswa dan masyarakat bisa menjaga kebersihan di areal lapangan. Selain itu, utamakan juga keamanan barang bawaan” pungkas Pak Jajang. (LG/ Syachnurul dan Ratna A.)

Editor: Retno P.

Post Author: Persma Genera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×