Dirgahayu Indonesiaku!
Jayalah Negeriku!
Merdeka Bangsaku!
Unit Search and Rescue atau yang lebih sering didengar dengan sebutan Unit SAR Unpad berkolaborasi dengan berbagai pihak internal maupun eksternal untuk mengekpresikan kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun dengan melaksanakan kegiatan pengibaran bendera merah putih di area medan terjal Jembatan Cincin, Jatinangor pada hari Senin, 17 Agustus 2020 lalu. Bendera Merah Putih dengan ukuran 20 x 10 m berkibar sepanjang waktu diikuti dengan kencangnya tiupan angin di pertengahan kampung warga.
Hari kemerdekaan merupakan tonggak sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang memang adalah kewajiban kita untuk mempertahankan dan memeliharanya. Jasa-jasa para pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia sampai titik darah penghabisannya layak untuk tetap kita kenang. Rasa kecintaan terhadap Negeri ditunjukkan oleh semangat dari seluruh rakyatnya terlebih lagi dengan Unit SAR Unpad bersama dengan pihak lainnya yang mendukung kegiatan pengibaran bendera merah putih. Kegiatan tersebut dilakukan tepat di area medan terjal jembatan cincin yang juga merupakan salah satu situs peninggalan bersejarah di Kecamatan Jatinangor dan merupakan situs yang perlu kita jaga kelestariannya yang tentunya Unit SAR Unpad sudah meminta izin dari warga sekitar.
Pengibaran Bendera Merah Putih ini merupakan salah satu kegiatan dengan lima rangkaian dalam waktu pelaksanaan mulai dari tanggal 10, 13, 15, 16, dan 17 Agustus 2020. Kelima rangkaian tersebut disusun sebagai persiapan awal diantaranya kegiatan bolting dan pemasangan hanger, penyeragaman materi oleh Unit SAR Unpad untuk seluruh peserta, dan geladi hingga kegiatan puncak.
Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 WIB dengan pemasangan bendera selama kurang lebih 45 menit oleh para petugas pengibar bendera yang berasal dari beragam komunitas pecinta alam yaitu PRK (Pusat Riset Kebencanaan) Unpad , Palawa Unpad, Atlas Medical Pioneer FK, Kaldera FMIPA, Blue Hikers FIB, Rejanawana FTIP. Selain dari internal Unpad sendiri, kegiatan ini juga didukung oleh Menwa, Brimob, dan Yonif Para Raider 330. Selanjutnya setelah pemasangan bendera kegiatan diikuti dengan penghormatan bersama seluruh peserta dan masyarakat sekitar yang ikut hadir.
Menurut Reza Ardhika dari perwakilan Unit SAR Unpad, kegiatan ini merupakan salah satu program yang diusung dan dilakukan untuk pertama kalinya di Jatinangor dimana tahun-tahun sebelumnya kegiatan pengibaran bendera hanya dilakukan di Cek DAM dan program-program yang dilakukan sebelum kegiatan ini hanya berupa operasi SAR dan kegiatan daring.
Kegiatan ini selain untuk memperingati hari kemerdekaan, melestarikan situs sejarah, untuk tujuan moral yaitu silaturahmi dengan seluruh KEMA Unpad dan juga masyarakat serta meningkatkan eksistensi adalah sebagai tujuan dari kegiatan pengibaran bendera yang dilakukan oleh Unit SAR Unpad.
Kegiatan ini tergolong sukses dan berjalan sangat lancar, dimana masyarakat juga dengan antusias datang dan ikut dalam pengibaran bendera serta instansi-instansi eksternal yang ikut mendukung.
Pandemi Covid-19 memang masih jadi perhatian utama untuk seluruh dunia, khususnya di Indonesia sendiri. Namun, rasa nasionalisme yang tertanam di setiap hati rakyatnya harus tetap dikobarkan untuk tetap bisa kita jaga dan pelihara sampai generasi kita berikutnya.
“Protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama dari kegiatan ini, masker dan hand-sanitizer juga disiapkan oleh petugas untuk tetap menjaga keamanan dan kesehatan seluruh peserta”, tegas Reza.
(LG 9/Desy Ira)
