Site Loader

Saat ini, dunia sedang tidak baik-baik saja. Hampir seluruh negara di berbagai belahan dunia sedang diserang makhluk tak kasat mata. Makhluk itu adalah virus corona atau Covid-19.

Virus yang pertama kali terdeteksi menyerang warga Kota Wuhan, China ini, kini sudah menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia sendiri. Sampai saat ini, negara kita sudah mencapai ratusan ribu kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemerintah sudah melakukan berbagai tindakan untuk menanggulangi pandemi ini, salah satunya berupa himbauan social distancing. Social distancing adalah usaha untuk mengisolasi diri dan meminimalisasi kontak fisik dengan orang lain. Tindakan ini diharapkan dapat menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Alih-alih mendapat dukungan, social distancing ini pada awalnya justru mengundang berbagai kontroversi di berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya yaitu kalangan masyarakat yang pekerjaannya harus dilakukan langsung di tempat kerja dan tidak memungkinkan untuk dilakukan di rumah (work from home).

Dampak yang dirasakan dalam perekonomian juga cukup serius. Tidak sedikit wirausaha yang terpaksa gulung tikar karena sepi pembeli. Beberapa perusahaan juga melakukan pengurangan karyawan untuk menekan biaya produksi. Seluruh profesi di bidang jasa juga mengalami penurunan yang signifikan.

Secara tidak langsung, social distancing ini membuat sebagian besar masyarakat kehilangan pekerjaannya yang juga berpengaruh terhadap pendapatannya. Meskipun seluruh pihak merasa dirugikan, lantas tidak membuat sisi kemanusiaan kita menjadi hilang.

Menanggapi permasalahan ini, banyak pihak yang menginisiasikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban bagi masyarakat yang membutuhkan. Tindakan insiatif masyarakat untuk membantu pihak-pihak yang terdampak Covid-19 ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Tindakan-tindakan ini tidak jarang didokumentasikan dan dibagikan di berbagai media sosial. Tujuannya ialah untuk meningkatkan kesadaran bagi masyarakat lainnya serta untuk bergotong-royong membantu satu sama lain demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Warga kasus Corona di Klaten menerima bantuan sembako, Rabu (8/04/2020)
Sumber : detik.com


Bantuan yang diberikan pun beragam jenisnya, mulai dari masker, hand sanitizer hingga sembako. Pembagian dan pemilihan barang yang dibagikan ini juga tepat sasaran, karena masker, hand sanitizer dan sembako adalah benda-benda yang paling dibutuhkan untuk menjaga diri agar tidak tertular virus mematikan ini.

Pembagian sembako kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Senin, (1304/2020).
Sumber : Surabaya Tribun news


Masa pandemi ini merupakan masa dimana jiwa kemanusiaan menjadi hal yang paling krusial. Kepedulian kita terhadap sesama adalah hal yang akan menyelamatkan kita semua. Aksi sederhana yang dilakukan setiap orang untuk kepentingan banyak oranglah yang akan menyelamatkan dunia dari pandemi ini.

Setiap aksi, setiap gerakan, setiap perbuatan yang didasarkan pada asas kepedulian terhadap sesama akan bermanfaat bagi orang-orang di sekeliling kita, bahkan untuk diri kita sendiri. Karenanya, pertolongan yang kita berikan kepada orang lain akan sangat berharga terutama di masa krisis seperti saat ini.

Tindakan baik yang kita lakukan untuk sesama menunjukkan bahwa bersama-sama saling peduli bisa membuat kita semakin kuat. Lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk tetap menjaga manusia bukan hanya tetap hidup, tapi juga bertahan hidup. (Calon LG 11/Elvan dan Renata)

Editor: (LG 10/Salsabila Raisy Jessica)

Post Author: Persma Genera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×