Minggu, 3 Agustus 2025, Desa Ciheulang, Persma Genera – Teknologi hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT) mulai diperkenalkan kepada warga Desa Ciheulang sebagai solusi budidaya sayuran daun secara berkelompok di lahan terbatas. Kegiatan ini diinisiasi oleh Mahasiswa program studi Agroteknologi, Universitas Padjadjaran melalui program kerja Agradarma Bhakti Tani 2025 melalui program Hidroponik dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas petani, kelompok wanita tani serta warga setempat.
Hidroponik NFT menjadi pilihan karena efisiensinya dalam penggunaan air dan kemampuannya beradaptasi di lahan sempit. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi umum tentang Hidroponik lalu melakukan Demonstration Plot kepada warga setempat terkait cara pembuatan dan penggunaan instalasi hidroponik, cara menyemai benih di rockwool, penggunaan AB Mix sebagai nutrisi tanaman di hidroponik, serta cara perawatan tanaman dan instalasi hidroponik.
Warga menunjukkan ketertarikan terhadap sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) setelah mendapatkan penjelasan mengenai keunggulan dan cara kerjanya. Mereka memahami bahwa sistem ini efisien dalam penggunaan air dan cocok untuk menanam sayuran daun di lahan terbatas. Namun, warga menyadari bahwa adanya tantangan, seperti kebutuhan listrik yang stabil, penggunaan pompa air, serta perlunya instalasi pipa dan peralatan khusus. Kendala biaya dan teknis ini membuat sebagian peserta merasa perlunya pendampingan dan bantuan alat, terutama bila sistem ini akan diterapkan di tingkat rumah tangga, agar sistem NFT dapat benar-benar diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Warga mengharapkan keberlanjutan dari Hidroponik ini setelah diberikan sosialisasi dan demonstration plot. Hal ini dipicu oleh ketertarikan dan antusiasme dari peserta karena mereka menilai teknologi ini sebagai inovasi baru yang dapat mereka terapkan untuk kedepannya dalam membudidayakan sayuran daun maupun tanaman lain.
Sumber referensi:
Amri, Yulida, Vivi Mardina, & Tisna Harmawan. (2020). Pelatihan Teknik Hidroponik untuk Mengatasi Lahan Berkadar Garam Tinggi pada Masyarakat Pesisir Gampong Kuala Langsa, Aceh. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPKM), 6(1).
Hayati et al. (2021). Pelatihan Budidaya Tanaman secara Hidroponik untuk Pemenuhan Kebutuhan Sayur Skala Rumah Tangga. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1).
Penulis: Irsal Tauhid (Media Partner)
Editor: Ghifari Yusuf R
