
Jatinangor, 29 November 2025 – Tanggal 25 November sampai 10 Desember setiap tahunnya diperingati sebagai kampanye internasional 16 Hari Anti Kekerasan Berbasis Gender (16HAKBG). Perayaan 16HAKBG ini senantiasa menjadi refleksi bagi kita akan pentingnya perjuangan berkelanjutan melawan diskriminasi dan kekerasan berbasis gender. Dalam rangka memperingati momen ini, Girl Up Universitas Padjadjaran hadir dengan pendekatan baru, bukan hanya menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan perlawanan, tetapi juga menjadi manifestasi harapan akan ruang yang aman, bebas, dan setara melalui kreasi dan karya. Inilah yang diusung oleh acara GIVENT 2025 dengan tema “Gathering Ideas and Visions, Explore New Talents: Crafting Wool with Studioza” yang ingin membawa pesan mendalam dalam setiap rajutan harapan dan ekspresi diri.
Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 29 November 2025 di Fakultas Psikologi Unpad ini dibuka dengan sesi pemaparan mengenai Art Therapy oleh Regine Larasati T. P., S.Psi atau yang akrab disapa Kak Ayas selaku Founder dari Bloom Under The Sun. Bloom Under The Sun adalah sebuah layanan psikososial yang berfokus menjadi cahaya penyembuhan dan kekuatan bagi setiap individu. Pemaparan ini menegaskan peran seni sebagai jembatan ekspresi, menunjukkan bagaimana Art Therapy mampu menjadi media untuk mengekspresikan emosi, membantu mengatasi trauma, dan meningkatkan kesehatan mental.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan lokakarya felt wool, yaitu proses kreasi tekstil yang mengubah serat wol menjadi bentuk tiga dimensi melalui pengaitan dan pemadatan serat menggunakan jarum khusus tanpa perlu ditenun atau dirajut. Sesi ini dipandu oleh Rozanah Nushrotina, S.Tp atau yang akrab disapa Kak Oza dari UMKM Studioza. Dalam lokakarya ini, setiap peserta membuat kerajinan felt wool yang merupakan representasi visual dari harapan, emosi, atau refleksi pribadi peserta terhadap isu yang diperjuangkan. Kegiatan kreasi ini bukan sekadar aktivitas seni, tetapi juga dimaknai sebagai manifestasi karya yang menjadi simbol solidaritas dan harapan baru. Melalui kegiatan GIVENT 2025 ini, Girl Up Unpad ingin mengajak para peserta untuk merayakan 16HAKBG melalui kerajinan seni needle felting wool sekaligus sebagai Art Therapy yang dapat membantu kita merefleksikan diri dalam setiap tusukan serta bentuk bonekanya. Dengan demikian, harapannya adalah semakin banyak khalayak umum yang sadar akan pentingnya anti kekerasan berbasis gender dimanapun.
Penulis: Media Partner
Editor: Ghifari Yusuf R
