Site Loader

Pada hari Kamis 31 Maret 2022 Persma Genera melakukan kegiatan wawancara dengan Bu Farida yang sempat membantu Pak Amir selaku Kepala Program Studi Agroteknologi dalam mengerjakan beberapa program kerja. Bu Farida sendiri membantu mengerjakan program-program kerja kaprodi dikarenakan kepala prodi saat itu sedang sakit. Ada beberapa hal yang ditanyakan kepada Bu Farida terkait dengan Program Studi Agroteknologi.

Yang pertama apakah selama menggantikan bapak kaprodi, beliau meneruskan program kerja kaprodi atau menciptakan program kerja baru? Di sini Bu Farida menjawab bahwa beliau hanya menggantikan Pak Amir yang sedang sakit dan tidak bisa beraktivitas banyak dalam aktivitas kampus karena harus berfokus juga pada kegiatan operasi dan pascaoperasi beliau sehingga Bu Farida hanya bersifat sementara dan bukan menggantikan secara resmi.

Potret Wawancara Bersama Bu Farida (Sumber: Doc. Persma Genera)

Selain itu, untuk wewenang dalam mengambil keputusan masih dipegang penuh oleh Pak Amir selaku kaprodi dan bukan Bu Farida. Kemudian, Bu Farida sendiri hanya melakukan program kerja yang sudah disusun oleh Pak Amir dan artinya tidak ada kebijakan atau program kerja baru yang beliau rancang selama menggantikan Pak Amir selaku kaprodi.

Kemudian, kami dari Persma Genera bertanya mengenai apa yang membedakan program kerja yang saat ini beliau kerjakan dengan program kerja yang dikerjakan oleh kaprodi sebelumnya berdasarkan pengalaman beliau selama mengajar. Beliau menjawab bahwa program kerja yang bersifat teknis tidak terlalu banyak berubah secara drastis, yang berbeda terdapat dalam sifat dinamisnya yang mana banyak kegiatan yang memerlukan respons cepat.

Gaya kepemimpinan tiap kaprodi pun cukup berpengaruh karena tiap kaprodi yang pernah memimpin pasti memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda-beda sehingga tentu saja itu menjadi pengaruh yang cukup signifikan dalam mengerjakan program kerja. Kemudian, program studi yang sekarang sangat cukup berfokus dalam mensosialisasikan kegiatan kampus merdeka kepada mahasiswa.

Potret Wawancara Bersama Bu Farida (Sumber: Doc. Persma Genera)

Kemudian, kami bertanya apakah ada program kerja yang dikhususkan untuk mempererat sinergi dengan prodi lain di Fakultas Pertanian? Beliau menjawab bahwa jika dalam bentuknya program kerja tidak ada karena hal itu mencakup bidang yang lebih luas. Akan tetapi, jika sifatnya dalam bentuk komunikasi dan saling bertukar informasi tentu saja ada.

Selain itu, kami bertanya bagaimana tanggapan beliau mengenai kegiatan kuliah hybrid yang telah berlangsung, beliau menjawab bahwa hybrid yang pernah berlangsung cukup menyulitkan mahasiswa dan dosen.

Di sisi mahasiswa, mahasiswa sulit mendapatkan porsi materi yang sama karena di saat ada mahasiswa yang melakukan kegiatan praktik langsung, ada mahasiswa yang lain harus melakukan kegiatan dari rumah. Kemudian, dari sisi dosen beliau mengungkapkan dosen cukup sulit dalam mengajar karena selain dia harus mengajar secara langsung di kelas kepada mahasiswa luring, di sisi lain beliau harus tetap berfokus dalam menyampaikan materi secara daring kepada mahasiswa yang melakukan kelas online secara bersamaan dengan yang luring.

Yang terakhir kami bertanya mengenai apa harapan beliau terhadap Program Studi Agroteknologi, beliau berharap mahasiswa lebih antusias dalam kegiatan belajar mengajar serta aktif dalam kegiatan-kegiatan di luar akademik seperti kegiatan pkm yang tentunya dapat memajukan Program Studi Agroteknologi sendiri.

Oleh: LG12/Maulidan Nabiyyu

Editor : LG12/Farahdilla Maulida

Post Author: Persma Genera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×